mahoorney

mahoorney itu bersumber langsung dari lubuk hati gua yang paling dalam (najis banget sih…)

Mukadimah

Tak kenal maka tak sayang. Pepatah ini menggambarkan betapa kita harus mengenal seseorang sebelum kita bisa menyayanginya. Julius Caesar tidak mungkin mencintai Cleopatra kalau tidak mengenalnya, David Beckham tidak mungkin menikahi Victoria sebelum “mengenalnya”, begitu pula Rojali tidak akan berpacaran dengan Sumiati jika tidak hadir pada rapat karang taruna RW 09 yang menyebabkan pertemuan keduanya. Oleh karena itu, ada baiknya sebelum membaca blog Mahoorney ini, kita berkenalan dengan penulisnya yaitu Maho van Hoorn (maksute opo?????).

Lahir di Jakarta hari Rabu Pon tanggal 25 Juli 1984 M atau 27 Syawal 1404 H pukul 00.00 waktu setempat. Buah hati pasangan Supratignyo van Hoorn, pemuda Purworejo yang nekad mengadu nasib di Jakarta dan Kasih Dharma Yanti, gadis asli Betawi blasteran Portugis, ini kemudian diberi nama Maho van Hoorn yang berarti pria tampan yang baik hati, jujur, rendah hati, penyayang binatang, berbudi pekerti luhur, patuh orangtua dan guru dan mempunyai loyalitas terhadap bangsa dan negara.

Masa kecil penulis kebanyakan dihabiskan di Bekasi, dari mulai merangkak, belajar jalan, lari, salto, split, mengendarai sepeda bahkan belajar balet semua dilakukan disana. Pada usia 5 tahun, daripada ngamen di jalanan, penulis disekolahkan di Taman Kanak-Kanak Widya yang terletak tidak jauh dari rumahnya di Bekasi. Menjunjung tinggi pepatah “Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina”, penulis memutuskan merantau untuk menimba ilmu ke Jakarta. Sekolah pertamanya adalah Sekolah Dasar Negeri Duren Sawit 07 Jakarta, sebuah sekolah yang tidak cukup beruntung dengan kehadiran penulis sebagai anak didik.

Hidup di lingkungan yang sangat menjunjung tinggi ajaran-ajaran agama menjadikan penulis merasa tidak cukup hanya bersekolah di sekolah umum. Sore harinya, penulis juga menjadi santri di sebuah pondok pesantren dekat rumah yang namanya tidak terkenal.

Setelah lulus dari Sekolah Dasar Negeri Duren Sawit 07 Jakarta tahun 1996,penulis melanjutkan pendidikannya ke Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Negeri 135 Jakarta. Adapun di jenjang pendidikan SLTP, penulis mendapat kepercayaan menjadi wakil ketua II OSIS. Tidak hanya itu, penulis juga dipercaya untuk menjadi juara kelas selama 7 caturwulan walaupun jarang belajar. Pada akhir masanya di SLTP, penulis menempati peringkat ketiga angkatan. Suatu prestasi membanggakan yang membuat kepala sekolah, para guru, pegawai tata usaha dan ibu kantin terharu hingga menangis tersedu-sedu.

Setelah lulus dari SekolahLanjutan Tingkat Pertama Negeri 135 Jakarta, penulis melanjutkan ke Sekolah Menengah Umum Negeri61 Jakarta. Di jenjang pendidikan ini, penulis kembali dipercaya memegang suatu jabatan di organisasi. Kali ini adalah Ketua Departemen Seni dan Olahraga Rohani Islam SMU Negeri 61. Hebatnya lagi, penulis juga didaulat menjadi orang yang pertama menjadi ketua panitia acara kajian yang lingkupnya satu sekolah. Suatu hal yang membuat beberapa siswa yang menghadiri kajian tergeletak pingsan setelah mengetahuinya.

Tidak puas dengan persaingan papan bawah di SMU Negeri 61 yang terletak di bawah tiang listrik bertegangan tinggi, pada Juli 2001 penulis memutuskan pindah sekolah ke Sekolah Menengah Umum Negeri53 Jakarta. Di sekolah yang baru ini penulis kembali mengejutkan publik setelah menjadi siswa terbaik keempat angkatan.

Di akhir hayatnya di SMU, penulis mengikuti Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) dan diterima di Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. Terbayar lunas perjuangan penulis yang rutin meluangkan waktunya untuk membuka buku dan komik Shinchan hingga larut malam.

Di masa perkuliahannya, penulis juga pernah menjadi asisten praktikum walaupun cuma dua kali yaitu praktikum Sistem Telekomunikasi dan praktikum Mikroprosesor. Selain itu, penulis juga sangat aktif di kegiatan ekstra kampus yakni pernah menjabat sebagai wakil ketua Biro Pecinta Alam Teknik Elektro (Philar) angkatan XII dan ketua UKM Sepakbola Teknik Elektro angkatan I.

Bagi yang ingin berkenalan atau melayangkan surat baik berupa pujian, cacian ataupun makian silakan menghubungi penulis dengan alamat e-mail: van_hoorney@yahoo.com atau via friendster di alamat e-mail yang sama.